World of Warcraft – Rise of The Horde

Kemarin ngga bisa tidur lagi nih.. jadi nyelesaiin baca 1 buku lagi, judulnya World of Warcraft, Rise of The Horde.. bagi yang maen World of Warcraft(WoW), pasti dah pada tau deh Horde tu apaan ya.. hehe.. aku beli buku ini sebenernya udah dari taun lalu lho.. tepatnya waktu aku mau liburan ke China (kalo mau tau cerita liburan ku ke china, liat di sini nih).. karena waktu itu ke periplus dan g nemu buku yg bener2 bagus, akhirnya iseng beli jg buku ini.. aku sendiri baru mulai maen WoW taun ini, mgkn sekitar 2 bulan lalu.. dan feel amazed jg.. dengan tingkat kompleksitas dan jalan ceritanya.. soalnya, jujur aja, kalo maen game tp cm bwat nyari item ato naekin level, aku agak males sih.. lebih asik (menurutku) kalo ada jalan cerita yg kompleks.. dan WoW akhirnya jadi game online terlama yang pernah aku mainin sampe skrg..

Back to the book deh..

By Christine Golden
Harga: sekitar Rp 90.000 di Periplus
355 halaman

Buku ini bercerita ttg asal mula Orc membentuk Horde (semoga ndak salah nih).. Namun, sebelum itu, di bagian awal, diceritakan ada 3 orang pemimpin suku bangsa Eredar, yaitu Velen The Prophet, Archimonde, dan Kil’jaeden.. Mereka mendapat tawaran menarik dari Sargeras untuk membentuk Burning Legion.. (FYI, Sargeras itu penjahat nya gitu sih.. The Bad Guy).. Velen kurang setuju dengan tawaran itu, karena menurutnya hal ini akan menjadikan suku Eredar menjadi budak dari Sargeras, namun Archimonde dan Kil’jaeden (yang haus akan kekuatan dan kekuasaan) menyetujui hal ini..

Akhirnya, Velen mengumpulkan orang-orang yang percaya padanya dan meninggalkan Eredar. Sejak saat itu, mereka disebut sebagai The Exiled One, Kumpulan yang terbuang, atau disebut ‘Draenei’ dalam bahasa mereka.. (FYI, Draenei merupakan salah satu race yang dapat dipilih jika kita main WoW).. dan mereka menetap di suatu tempat di Outland, berdampingan dengan para Orc..

Hidup mereka dengan Orc cukup damai pada awalnya, bahkan Draenei sempat membantu 2 orang orc muda, Orgrim Doomhammer dan Durotan, yang nantinya merupakan orang penting dalam sejarah Orc (bahkan di gamenya menjadi nama tempat, yaitu Durotar, dan kota Orgrimmar).. Mereka merupakan orc pertama yang masuk ke dalam kota Draenei..

Seiring berjalannya waktu, tempat persembunyian The Exiled One pun akhirnya ketahuan juga oleh Kil’jaeden yang sekarang sudah bergabung dengan Sargeras, namun masih memendam kebencian terhadap Velen dan ingin menghancurkan Draenei. Kil’jaeden pun menemukan cara untuk menghabisi kaum Draenei, yaitu dengan cara meminjam tangan Orc, melalui Ner’zhul, shaman dari suku Shadowmoon yang awalnya menganggap Kil’jaeden sbg teman dari leluhur Orc (tanpa sadar bahwa dia sedang ditipu).. Kil’jaeden juga memberi kaum Orc kekuatan sihir, sehingga mereka bisa menjadi Warlock. Para shaman yang sebelumnya lebih mendengarkan alam dan leluhur mereka sekarang berbalik menjadi Warlock yang memiliki sihir jahat.

Maka, yang terjadi selanjutnya adalah Orc terus-terusan membantai kaum Draenei yang mereka jumpai.. Hal ini dikarenakan propaganda yang dilakukan oleh pemimpin Orc (yang akhirnya berpindah ke tangan Gul’dan, mantan murid Ner’zhul yang mengkhianati tuannya sendiri) sehingga kaum Draenei pun harus berpindah tempat demi menyelamatkan hidup mereka.

Kaum Orc sendiri akhirnya (atas bujukan Gul’dan) meminum Demon Blood, yang membuat mereka sangat haus darah.. hanya ada 1 suku yg tidak meminum, yaitu Frostwolf Clan yang dipimpin oleh Durotan.. Karena kaum Draenei (yang dibantai) sudah tidak ada, dan lahan tempat tinggal Orc mulai dilanda kekeringan, maka akhirnya mereka pindah menuju Azeroth, tempat tinggal manusia, dengan tujuan untuk memuaskan nafsu membunuh mereka, sekaligus mencari tempat tinggal yang lebih baik.

yah gitu deh ceritanya di buku ini.. buku yg menjadi awal cerita perseteruan antara Orc dan Draenei (di dalam game) yang menurut ku seharusnya g perlu terjadi.. kadang, kita menjadi gelap mata jika dijanjikan sesuatu (misalkan kekuasaan, kekayaan) dan jadi tidak bisa melihat permasalahan secara jernih.. hal yang besar seperti peperangan pun dapat dengan mudah dimulai (tapi sulit sekali diakhiri) dengan hal-hal sepele seperti bujukan-bujukan yang dasarnya kurang kuat.. Maka sudah sepantasnya kalo kita hidup dengan sikap waspada juga, jangan langsung percaya sama orang lain kalau kita tidak yakin.. Bahkan jika sudah yakin pun, pastikan untuk melakukan double check atas kebenaran yang terjadi. (wah bahkan dalam novel WoW pun ada pesan moralnya ya 🙂 )

Advertisements

The Tales of Beedle The Bard

The Tales of Beedle The Bard

The Tales of Beedle the Bard

versi terjemahan Indonesia

Pengarang : JK Rowling
Tebal : 143 halaman
Harga : Rp 50.000

Buku ini adalah buku ‘spin-off ‘ ato kisah sampingan dari serial Harry Potter. Menceritakan tentang lima dongeng yang ada di dunia sihir disertai dengan catatan tambahan untuk setiap cerita yang ditulis oleh Profesor Dumbledore. Karena ada hubungan antara serial Harry Potter, maka buku ini memang seharusnya dibaca setelah membaca Harry Potter. Namun, jika ingin membaca tanpa terlebih dahulu membaca HP (Harry Potter), tidak akan mengalami kesulitan karena bahasanya relatif mudah dimengerti.

5 cerita yang ada di dalam buku ini adalah :

– Sang Penyihir dan Kuali Melompat. berkisah tentang seorang anak penyihir yang mewarisi kuali ajaib, namun enggan membantu sesamanya (sementara ayahnya dikenal sebagai orang yang sering membantu Muggle (orang biasa)).. maka kuali ajaib itu pun menunjukkan keanehan, yaitu menampung semua keluh kesah orang yang meminta bantuan dan terus mengganggu si penyihir muda.. Karena tidak tahan, akhirnya si Penyihir muda memutuskan untuk membantu orang2 yang membutuhkan bantuan itu.

– Air Mancur Mujur Berlimpah : berkisah tentang adanya air mancur yang setiap setahun sekali akan memberikan kemujuran bagi mereka yang baik. Suatu ketika, ada 3 penyihir dengan masalahnya sendiri ingin datang ke air mancur itu.. namun tanpa sengaja ada 1 org kestaria yang ikut ke air mancur itu.. Banyak halangan yang merintangi mereka, namun satu persatu dapat terselesaikan dengan baik. Hingga akhirnya masing-masing dari mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

– Penyihir Berhati Berbulu : berkisah tentang seorang penyihir yang menyimpan hatinya dan bersumpah tidak akan pernah jatuh cinta karena dia merasa teman-temannya yang sedang jatuh cinta adalah orang yang aneh. Namun, hal itu juga menimbulkan desas desus mengapa penyihir yang hebat, tampan, dan kaya seperti dia masih belum bisa mendapatkan wanita. Maka untuk mengusir gosip itu, dia ingin mencari wanita yang sederajat dengan dia. Akhirnya wanita itu ditemukan, dan ketika dia ingin memasang hatinya kembali (yang sudah berubah menyusut dan berbulu), dia malah berubah beringas dan berakhir menyedihkan.

– Babity Rabbity dan Tunggul Terbahak : berkisah tentang seorang raja yang ingin menguasai kemampuan sihir.. Raja memasang pengumuman mencari siapa saja yang bisa mengajarinya sihir, dan ketika itu ada penipu ulung yang berusaha mengambil kekayaan raja dengan cara mengaku bisa sihir dan mengajari raja. Ketika latihan, aksi raja dan penipu itu ditertawakan Babity yang sebenarnya adalah penyihir. maka raja marah dan ingin si penipu menemaninya untuk melakukan pertunjukan sihir di depan umum.. si penipu yang juga tidak bisa sihir akhirnya meminta bantuan Babity.

– Kisah Tiga Saudara : ada 3 saudara yang berhasil mengelabui Kematian, dan Kematian begitu marahnya karena gagal mendapatkan korban. Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa masing2 dari 3 saudara itu berhak atas hadiah. si Sulung meminta tongkat sihir yang tidak terkalahkan.. Si Tengah meminta kemampuan untuk menghidupkan yang lain dari kematian, semntara si Bungsu yang bijaksana meminta jubah gaib dari Kematian yang bisa membuat tidak kelihatan pemakainya. Si Sulung sendiri akhirnya terbunuh oleh penyihir lain yang menginginkan tongkatnya, si Tengah akhirnya menemani gadis yang dicintainya di alam kematian karena gadis yang dihidupkan kembali itu terasa dingin dan tidak benar2 hidup. Kematian tidak bisa menemukan si Bungsu hingga akhirnya dia melihat si Bungsu melepas jubah gaibnya dan menyerahkannya pada anaknya.

Cerita-cerita di atas adalah dongeng di dunia sihir Harry Potter. dan semua cerita di atas disertai dengan komentar-komentar Prof Dumbledore. Saya pribadi menilai buku ini 3 dari 5 karena setelah dibaca mmg mungkin segmen pasar yang dituju adalah anak-anak usia 5-10. Bahasanya sangat ringan dan mudah dimengerti. Jauh dari bayangan saya ketika membelinya. Namun tidak ada salahnya mengoleksi buku ini jika memang penggemar Harry Potter.

Eldest

Christoper Paolini

Eldest adalah seri kedua dari trilogi Inheritance dan merupakan lanjutan dari Eragon. Buku ini menceritakan kisah Eragon, seorang penunggang naga baru yang harus menghadapi kaisar Galbatorix, seorang penunggang naga lainnya yang mengkhianati kaumnya dan menjadi diktator serta mengancam kehidupan manusia, elf, kurcaci dan semua makhluk Alagaesia setelah kehilangan naga kesayangannya.

Tidak seperti buku pertama, buku kedua ini dapat dikatakan cukup minim akan suasana pertempuran karena lebih berfokus pada cerita sang penunggang yang harus menjalani pelatihan bersama naganya di tanah kaum Elf, Du Weldervarden.. selain itu, juga diceritakan bagaimana Carvahall, desa tempat Eragon berasal, menemui kesulitan karena Galbatorix ingin menangkap Eragon. Desa ini diserang oleh sepasukan prajurit yang dipimpin oleh Ra’Zac, makhluk kegelapan. Pada awalnya, yang menjadi incaran dari kekaisaran adalah Roran, sepupu dari Eragon.. Roran sendiri pada awalnya tidak mengerti mengapa ia harus kehilangan segalanya, ayahnya, tanah pertaniannya, bahkan sepupunya sendiri. Namun ketika serangan demi serangan dialami oleh Carvahal, mau tidak mau, dia harus mengalihkan semua kebingungan itu dan membela desanya. Apakah ia akan berhasil menyelamatkan desa nya ?

Sementara itu, Eragon menjalani masa-masa pelatihan bersama Saphira, naga nya di Du Weldervarden, rumah kaum Elf yang sudah menyepi setelah masa kejatuhan para penunggang. Tidak hanya belajar akan sihir dan ilmu pedang, Eragon juga harus belajar bahasa kuno Elf, Sejarah Elf, berbagai ilmu seperti geometri, logika, geografi dan astronomi. Namun, Eragon mengalami sedikit kendala, yaitu bekas luka di punggungnya akibat kutukan Durza, Shade yang dikalahkannya (dalam buku pertama). Luka itu selalu menyakitkan apabila Eragon melakukan hal yang cukup berat dan melelahkan, tidak jarang pula akibat serangan luka itu, Eragon jatuh pingsan. Apakah Eragon akan berhasil menyelesaikan latihannya ?

Kekaisaran sendiri sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyerang kaum pemberontak, yaitu Surda dan Varden yang memutuskan untuk melakukan unifikasi.. Apakah Galbatorix akan turun tangan sendiri menghadapi kaum pemberontak yang memiliki seorang penunggang baru yang menjadi harapan baru mereka ?

Ada banyak sekali kisah-kisah menarik yang cukup layak dibaca dalam seri ini. Di antaranya adalah sejarah kelam Eragon, sejarah Arya si Elf, penjelasan akan kata-kata Angela si tukang obat di buku pertama seperti ‘Saudara sedarahmu akan mengkhianati mu’ dan ‘Kau akan mencintai seorang bangsawan, namun bagaimana akhir kisahnya aku tidak tahu’ semua itu akan mulai sedikit demi sedikit terungkap dalam buku ini sebelum mencapai klimaksnya di buku ketiga, Brisingr, yang akan terbit September tahun ini.